Adsense

Senin, 21 Juli 2025

Sejarah Volkschool di Kepanjen hingga Menjadi SD Negeri 1 Kepanjen

Sejarah SD Negeri 1 Kepanjen tidak bisa dilepaskan dari perjalanan panjang pendidikan di Indonesia, terutama dimulai dari era kolonial Belanda dengan keberadaan Volkschool atau Sekolah Rakjat. Meskipun tanggal pasti berdirinya Volkschool pertama di Kepanjen sulit ditemukan dalam catatan publik, kita bisa menelusuri garis waktu dan perkiraan transformasinya.

---

Era Volkschool (Awal Abad ke-20)

Pada awalnya, Volkschool didirikan oleh pemerintah kolonial Belanda sekitar tahun 1900-an di berbagai daerah di Jawa, termasuk di Kecamatan Kepanjen, yang pada masa itu merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Malang. Nama "Volkschool" sendiri berasal dari bahasa Belanda yang berarti "Sekolah Rakyat," yang menunjukkan bahwa sekolah ini diperuntukkan bagi rakyat pribumi, meskipun terbatas pada kelompok tertentu yang dianggap "layak" mengikuti pendidikan dasar.

Pendirian Volkschool secara massal di Hindia Belanda (nama Indonesia saat itu) dipicu oleh implementasi Politik Etis pada awal abad ke-20. Pemerintah kolonial menyadari perlunya pendidikan dasar bagi pribumi, baik untuk mengurangi buta huruf maupun untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil tingkat rendah di sektor pertanian (terutama perkebunan yang banyak di Malang Raya) dan administrasi.

Pada tahun 1907, Gubernur Jenderal J.B. van Heutsz mengeluarkan instruksi untuk mendirikan Sekolah Desa (Volkschool) di berbagai wilayah. Sebagai ibu kota Kabupaten Malang, Kepanjen yang merupakan pusat pemerintahan dan memiliki aktivitas ekonomi signifikan, kemungkinan besar menjadi salah satu daerah prioritas untuk pendirian Volkschool ini. Sekolah-sekolah ini umumnya menyediakan pendidikan dasar selama 3 tahun, dengan fokus pada membaca, menulis (huruf Latin), dan berhitung. Tujuannya adalah untuk mendidik masyarakat pribumi agar menjadi pekerja yang patuh dan produktif, namun tidak untuk mencapai jenjang pendidikan tinggi.

Volkschool di Kepanjen merupakan salah satu sekolah yang bertujuan memberikan pendidikan dasar kepada anak-anak pribumi. Namun, kurikulum yang diajarkan pada masa itu lebih berfokus pada pengajaran yang mengarah pada kepentingan pemerintah kolonial, seperti bahasa Belanda, keterampilan yang dibutuhkan dalam pemerintahan kolonial, serta keterampilan praktis yang mendukung pengelolaan wilayah jajahan.

Volkschool bukanlah sekolah yang diperuntukkan bagi semua anak pribumi. Hanya sebagian anak-anak dari kalangan tertentu yang dapat mengaksesnya, seperti anak-anak dari keluarga yang dianggap mampu atau bekerja di lingkungan pemerintahan Belanda. Pada masa itu, sistem pendidikan sangat dibedakan antara kalangan Eropa dan pribumi. Volkschool merupakan upaya terbatas untuk menyediakan pendidikan bagi kalangan pribumi, meskipun pendidikan yang diberikan masih sangat terbatas dan tidak mengarah pada pembentukan karakter nasional Indonesia.

Selain itu, pendidikan yang diberikan di Volkschool juga sangat terbatas pada keterampilan dasar membaca, menulis, dan berhitung. Di sisi lain, pendidikan lebih lanjut, seperti sekolah menengah atau pendidikan tinggi, hanya tersedia untuk kalangan Eropa atau mereka yang memiliki hubungan dengan pemerintah kolonial.

---

Transformasi Menjadi Sekolah Rakyat (Masa Pendudukan Jepang dan Awal Kemerdekaan)

Ketika Jepang menduduki Indonesia pada tahun 1942, sistem pendidikan mengalami perubahan. Nama Volkschool kemudian diubah menjadi Sekolah Rakjat (SR). Durasi pendidikan pun diperpanjang menjadi 6 tahun, yang menjadi standar pendidikan dasar yang kemudian diwarisi oleh Indonesia merdeka.

Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, terjadi perubahan besar dalam sistem pendidikan di seluruh Indonesia, termasuk di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Sistem pendidikan yang dulu diajarkan di Volkschool, yang lebih mengutamakan kepentingan kolonial, mulai diubah menjadi sistem yang lebih bersifat nasional dan demokratis, sesuai dengan semangat kemerdekaan Indonesia.

Pada tahun 1950-an, pemerintah Indonesia mulai melakukan reformasi di sektor pendidikan untuk menanggalkan pengaruh kolonial dan menanamkan semangat nasionalisme dalam kurikulum yang diajarkan. Oleh karena itu, Volkschool yang ada di Kepanjen mengalami perubahan nama dan fungsi. Nama Volkschool yang identik dengan masa penjajahan Belanda diubah menjadi Sekolah Dasar Negeri.

---

Perjalanan Menuju SD Negeri 1 Kepanjen

Dalam semangat nasionalisasi dan perluasan pendidikan pasca-kemerdekaan, banyak Sekolah Rakjat (SR) yang sudah ada kemudian dinegerikan dan diberi nama sesuai dengan penomorannya di kecamatan masing-masing. Di sinilah kemungkinan besar Sekolah Rakyat tertua atau yang paling strategis di Kepanjen kemudian menjadi SD Negeri 1 Kepanjen. Penamaan "Negeri 1" seringkali menunjukkan bahwa sekolah tersebut adalah sekolah dasar negeri pertama atau tertua yang ada di suatu wilayah kecamatan.

Meskipun data resmi Kemendikbudristek mencatat SK Pendirian SD Negeri 1 Kepanjen pada 17 Januari 2017, ini kemungkinan besar adalah SK pembaharuan atau penyesuaian administratif yang dilakukan sebagai bagian dari pembaruan data sistem pendidikan. Sangat jarang sebuah sekolah negeri "Nomor 1" baru didirikan sepenuhnya pada tanggal tersebut. Kebanyakan SD Negeri 1 di berbagai daerah memiliki akar sejarah yang jauh lebih tua, seringkali berasal dari Volkschool atau SR pada masa kolonial.

---

Menggali Lebih Jauh Sejarah Perubahan Nama SD Negeri 1 Kepanjen

Untuk menelusuri perubahan nama SD Negeri 1 Kepanjen di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur secara mundur ke belakang, kita perlu memahami bahwa riwayat nama sekolah dasar seringkali berkaitan dengan sistem pendidikan yang berlaku pada masanya. Berdasarkan informasi umum mengenai sejarah pendidikan di Indonesia, urutan perubahan nama yang paling mungkin terjadi sebelum menjadi SD Negeri 1 Kepanjen adalah sebagai berikut:

*SD Negeri 1 Kepanjen (Saat Ini): Ini adalah nama yang digunakan saat ini. Penomoran "1" biasanya menunjukkan bahwa sekolah ini adalah salah satu sekolah dasar negeri tertua atau pertama yang didirikan di wilayah tersebut setelah berlakunya sistem penomoran sekolah dasar negeri.

*SD Kepanjen 01:  sebelum didata ulang dan dibuatkan SK administratif terbaru tahun 2012.

*SDN Kepanjen I atau SD Negeri Kepanjen I: Sebelum format penamaan baku seperti sekarang, seringkali sekolah dasar negeri dinamai dengan penambahan angka Romawi atau angka biasa setelah nama desa/kelurahan/kecamatan. Ini umum terjadi pada perubahan Orde Lama ke era Orde Baru. Sekitar tahun 1960.

*Sekolah Dasar (SD) atau Sekolah Rakjat (SR) 6 Tahun Kepanjen: Mundur lebih jauh, sekolah-sekolah dasar di Indonesia dikenal dengan nama *Sekolah Rakjat (SR)* pada masa kemerdekaan awal hingga sekitar tahun 1970-an. Pada masa ini, penamaan seringkali lebih sederhana, misalnya "SR Kepanjen".

*Volkschool (Sekolah Desa) atau Hollandsch-Inlandsche School (HIS) / Schakelschool: Pada masa kolonial Belanda, pendidikan dasar untuk pribumi umumnya terbagi menjadi beberapa jenis. Volkschool adalah sekolah desa tiga tahunan, sedangkan Hollandsch-Inlandsche School (HIS) adalah sekolah dasar tujuh tahunan untuk bumiputera kelas atas. Ada juga Schakelschool yang menjadi jembatan antara Volkschool dan MULO (setingkat SMP). Sangat mungkin bahwa cikal bakal SD Negeri 1 Kepanjen berasal dari salah satu jenis sekolah ini, tergantung pada lokasi dan statusnya di masa itu. Jika berada di pusat Kepanjen, kemungkinan besar memiliki akar dari HIS atau sekolah yang setara.


dikutip dari beberapa sumber dan arsip

Musholla Ad Durus: Pusat Spiritualitas dan Pembentukan Karakter

 Musholla Ad Durus bukan sekadar bangunan biasa di lingkungan SD Negeri 1 Kepanjen, melainkan jantung spiritual yang berdenyut di tengah hiruk pikuk aktivitas belajar. Nama "Ad Durus" sendiri memiliki makna yang mendalam, yaitu "Pembelajaran" atau "Pelajaran-Pelajaran". Ini merefleksikan fungsi utamanya sebagai tempat di mana nilai-nilai agama diajarkan dan diamalkan, menjadi fondasi bagi pembentukan karakter peserta didik yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia

Musholla Ad Durus dirancang untuk menciptakan suasana yang tenang dan nyaman, mendukung kekhusyukan dalam beribadah dan belajar agama. Dengan desain yang sederhana namun fungsional, musholla ini menjadi tempat yang representatif untuk melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan sekolah.


Fungsi dan Kegiatan:

*Pusat Ibadah: Setiap hari, Musholla Ad Durus menjadi tempat bagi siswa, guru, dan staf untuk menunaikan salat Dhuha berjamaah sebelum memulai pelajaran, serta salat Dzuhur.

*Pembelajaran Agama: Musholla ini juga berfungsi sebagai ruang kelas alternatif untuk pelajaran pendidikan agama Islam, terutama saat praktik ibadah atau pengajian rutin. Guru-guru agama sering memanfaatkan musholla untuk mengajarkan tata cara salat, membaca Al-Qur'an, dan memahami ajaran Islam dengan lebih mendalam.

*Pengembangan Karakter: Selain aspek ritual, Musholla Ad Durus menjadi wadah untuk menanamkan nilai-nilai luhur seperti kejujuran, disiplin, toleransi, dan kepedulian sosial. Melalui kegiatan keagamaan, siswa diajarkan untuk saling menghormati, bekerjasama, dan mengembangkan empati terhadap sesama.

*Kegiatan Khusus: Pada momen-momen tertentu seperti peringatan Hari Besar Islam (Maulid Nabi, Isra' Mi'raj, Nuzulul Qur'an) atau kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan, Musholla Ad Durus menjadi pusat kegiatan yang ramai. Acara-acara ini melibatkan seluruh warga sekolah, mempererat tali silaturahmi, dan memperkaya pemahaman spiritual.


Musholla Ad Durus adalah bukti komitmen SD Negeri 1 Kepanjen dalam tidak hanya mencetak siswa berprestasi secara akademik, tetapi juga pribadi yang utuh dengan landasan spiritual yang kuat. Kehadirannya membantu menyeimbangkan ilmu pengetahuan umum dengan pendidikan agama, menciptakan generasi penerus bangsa yang cerdas dan berakhlak mulia.

Perpustakaan Sari Ilmu: Jendela Dunia di SD Negeri 1 Kepanjen

Selamat datang di Perpustakaan Sari Ilmu, jantung literasi dan sumber pengetahuan di SD Negeri 1 Kepanjen! Bagi kami, perpustakaan bukan hanya sekadar ruangan dengan rak-rak buku, melainkan sebuah gerbang menuju dunia yang lebih luas, tempat di mana imajinasi berkembang dan rasa ingin tahu terpupuk setiap hari.

Di Perpustakaan Sari Ilmu, kami percaya bahwa setiap buku adalah harta karun yang menyimpan cerita, informasi, dan inspirasi tak terbatas. Kami berupaya keras untuk menyediakan lingkungan yang nyaman, ramah anak, dan menarik agar para siswa dan seluruh warga sekolah gemar membaca dan belajar. Dari dongeng penuh petualangan hingga buku pengetahuan yang membuka wawasan, koleksi kami dirancang untuk mendukung proses belajar mengajar sekaligus menumbuhkan minat baca sejak dini.

Kami mengundang seluruh siswa, guru, dan staf untuk datang, menjelajah, dan merasakan sendiri kehangatan serta kekayaan ilmu yang ditawarkan Perpustakaan Sari Ilmu. Mari bersama-sama menjadikan membaca sebagai kebiasaan baik dan perpustakaan sebagai sahabat setia dalam perjalanan menuntut ilmu.


Deskripsi Singkat Perpustakaan Sari Ilmu:

Nama                     : Perpustakaan Sari Ilmu

Lokasi                    : (Dalam lingkup Sekolah sebelah Musholla Ad Durus)

Jam Operasional    : (Senin-Jumat, Pukul 07.30 - 14.00 WIB)

Fasilitas Utama:

Koleksi Buku Lengkap: Ribuan judul buku cerita anak, buku pelajaran, buku referensi, majalah, dan komik edukatif.

Area Baca Nyaman: Sudut baca dengan kursi dan meja yang disesuaikan untuk anak-anak, serta area lesehan yang santai.

Program Literasi: Berbagai kegiatan menarik seperti bedah buku, mendongeng, lomba resensi, dan program membaca rutin.


Tujuan Kami:

Menumbuhkan minat baca dan budaya literasi di kalangan siswa.

Menyediakan sumber belajar yang beragam dan relevan dengan kurikulum.

Mengembangkan keterampilan mencari, mengolah, dan memanfaatkan informasi.

Menciptakan lingkungan belajar yang positif, inspiratif, dan menyenangkan bagi seluruh warga sekolah.


Mari bersama-sama kita manfaatkan Perpustakaan Sari Ilmu untuk menggali lebih banyak ilmu dan meraih cita-cita!

Unit Kesehatan Sekolah (UKS): Menjaga Kesehatan dan Kesejahteraan Siswa

Di SD Negeri 1 Kepanjen, kami percaya bahwa lingkungan belajar yang optimal dimulai dari kesehatan dan kesejahteraan seluruh warga sekolah, terutama para siswa. Itulah mengapa Unit Kesehatan Sekolah (UKS) menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung proses pendidikan kami. UKS bukan hanya sekadar ruangan untuk beristirahat saat sakit, melainkan sebuah program terpadu yang berupaya menanamkan kesadaran akan pentingnya hidup sehat sejak dini.

Melalui UKS, kami berkomitmen untuk menciptakan sekolah yang sehat, aman, dan nyaman. Kami berusaha mencegah penyakit, mempromosikan kebiasaan hidup bersih dan sehat, serta memberikan pertolongan pertama yang cepat dan tepat ketika dibutuhkan. Dengan adanya UKS, kami berharap setiap siswa dapat belajar dengan tenang, tumbuh kembang secara optimal, dan menjadi generasi yang peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungannya.

---


Apa itu UKS?

Unit Kesehatan Sekolah (UKS) adalah program yang dilaksanakan di sekolah untuk meningkatkan derajat kesehatan peserta didik dan menciptakan lingkungan sekolah yang sehat. Di SD Negeri 1 Kepanjen, UKS merupakan wadah bagi kami untuk melaksanakan Tri Program UKS, yaitu:

1.  Pendidikan Kesehatan: Kami secara rutin memberikan edukasi kepada siswa tentang berbagai topik kesehatan. Ini mencakup pentingnya mencuci tangan, menjaga kebersihan gigi dan mulut, gizi seimbang, pentingnya istirahat yang cukup, hingga bahaya penyakit menular. Pendidikan ini disampaikan melalui berbagai metode menarik, seperti ceramah singkat, poster, hingga praktik langsung.

2.  Pelayanan Kesehatan: UKS menyediakan fasilitas pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) dan penanganan awal bagi siswa yang sakit di lingkungan sekolah. Tim UKS kami, yang terdiri dari guru pembina dan kader-kader kesehatan siswa, siap memberikan bantuan awal. Kami juga secara berkala bekerja sama dengan Puskesmas setempat untuk mengadakan pemeriksaan kesehatan rutin, imunisasi, dan skrining kesehatan bagi siswa.

3.  Pembinaan Lingkungan Sekolah Sehat: UKS turut berperan aktif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, hijau, dan sehat. Ini meliputi pengawasan kebersihan kantin, toilet, dan area sekolah lainnya. Kami juga mendorong siswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan kebersihan seperti piket kelas, kerja bakti, dan pengelolaan sampah. Tujuannya agar siswa merasa nyaman dan aman dalam beraktivitas di sekolah.

*Siapa Saja yang Terlibat dalam UKS?*

Program UKS di SD Negeri 1 Kepanjen melibatkan berbagai pihak, antara lain:

*Kepala Sekolah: Sebagai penanggung jawab utama program UKS.

*Guru Pembina UKS: Guru yang secara khusus ditunjuk untuk mengelola dan menjalankan kegiatan UKS.

*Tenaga Kesehatan (Puskesmas): Mitra kami dalam memberikan pelayanan kesehatan, pemeriksaan, dan penyuluhan.

*Kader Kesehatan Sekolah (Dokter Kecil): Siswa-siswa pilihan yang dilatih untuk membantu guru pembina UKS dalam menjalankan program, seperti memberikan pertolongan pertama sederhana dan mempromosikan kebersihan di antara teman-teman mereka.

*Seluruh Warga Sekolah: Guru, staf, dan terutama para siswa, yang secara aktif berperan serta dalam menjaga kebersihan dan menerapkan gaya hidup sehat.


Fasilitas UKS Kami:

SD Negeri 1 Kepanjen memiliki ruang UKS yang nyaman, dilengkapi dengan:

* Tempat tidur untuk istirahat sementara.

* Kotak P3K dengan obat-obatan dasar dan peralatan medis sederhana.

* Alat pengukur tinggi dan berat badan.

* Informasi dan poster kesehatan yang edukatif.


Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas dan program UKS demi kesehatan dan kenyamanan belajar siswa-siswi SD Negeri 1 Kepanjen. Mari bersama-sama wujudkan sekolah yang sehat dan generasi yang cerdas dan bugar!


Pojok Pilah Sampah: Langkah Kecil untuk Bumi yang Lebih Baik

Di SD Negeri 1 Kepanjen, kami percaya bahwa setiap tindakan kecil bisa membawa perubahan besar, terutama untuk lingkungan kita. Salah satu wujud nyata komitmen kami terhadap kelestarian lingkungan adalah Pojok Pilah Sampah yang telah kami sediakan di beberapa titik strategis di lingkungan sekolah.

Apa Itu Pojok Pilah Sampah?

Pojok Pilah Sampah adalah area khusus di sekolah kami yang dilengkapi dengan beberapa tempat sampah terpisah berdasarkan jenisnya. Ini bukan sekadar tempat membuang sampah, tapi sebuah sistem sederhana yang mendidik kita semua untuk lebih peduli pada apa yang kita buang dan ke mana arahnya sampah itu nanti.

Kami menyediakan beberapa kategori tempat sampah, antara lain:

*Sampah Organik: Di sini, kamu bisa membuang sisa makanan, daun-daun kering, atau ranting pohon. Sampah jenis ini akan diolah menjadi kompos yang bisa menyuburkan tanaman di lingkungan sekolah kita. Jadi, sisa makananmu bisa kembali bermanfaat untuk tanaman!

*Sampah Anorganik (Daur Ulang): Kotak ini khusus untuk sampah yang bisa didaur ulang, seperti botol plastik bekas minuman, kertas bekas, kardus, atau kaleng. Sampah-sampah ini akan kami kumpulkan dan diserahkan ke bank sampah atau pengepul untuk diolah kembali menjadi produk baru. Dengan begitu, kita mengurangi sampah yang menumpuk di TPA.

*Sampah Residu/Lainnya: Ini adalah tempat untuk sampah yang tidak termasuk kategori organik maupun daur ulang, dan memang sulit untuk diolah lebih lanjut. Contohnya adalah plastik kemasan makanan ringan, styrofoam, atau popok bekas. Jumlah sampah residu ini sebisa mungkin kita kurangi bersama.


Mengapa Memilah Sampah Itu Penting?

Memilah sampah itu sangat penting karena:

1.  Mengurangi Penumpukan Sampah: Dengan memilah, kita membantu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA), yang seringkali sudah kelebihan kapasitas.

2.  Menyelamatkan Sumber Daya Alam: Sampah yang didaur ulang berarti kita tidak perlu mengambil terlalu banyak bahan baku baru dari alam. Misalnya, mendaur ulang kertas berarti lebih sedikit pohon yang ditebang.

3.  Lingkungan Lebih Bersih dan Sehat: Sampah yang terpilah lebih mudah dikelola, mengurangi bau tidak sedap, dan mencegah pencemaran tanah serta air.

4.  Edukasi dan Kebiasaan Baik: Memilah sampah adalah kebiasaan baik yang perlu ditanamkan sejak dini. Dengan berlatih di sekolah, diharapkan kebiasaan ini akan terbawa sampai ke rumah dan lingkungan masyarakat.


Kami mengajak seluruh warga SD Negeri 1 Kepanjen – para siswa, guru, staf, hingga orang tua – untuk bersama-sama aktif menggunakan Pojok Pilah Sampah ini dengan benar. Mari kita tunjukkan bahwa SD Negeri 1 Kepanjen peduli terhadap lingkungan dan berkomitmen menciptakan masa depan yang lebih hijau!

Satu pilah sampahmu, satu langkah untuk bumi kita.

Koperasi Sekolah: Belajar Berwirausaha Sejak Dini!

Selamat datang di halaman Koperasi Sekolah! Di SD Negeri 1 Kepanjen, kami percaya bahwa pendidikan tidak hanya tentang angka dan huruf, tetapi juga tentang membentuk karakter dan keterampilan hidup. Salah satu wadah penting untuk mewujudkan hal ini adalah melalui Koperasi Sekolah kami.

Koperasi sekolah kami bukan sekadar toko di dalam lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi laboratorium nyata bagi para siswa untuk belajar tentang ekonomi, kejujuran, tanggung jawab, dan kebersamaan. Ini adalah tempat di mana nilai-nilai koperasi, seperti gotong royong, kemandirian, dan kesejahteraan bersama, diajarkan dan dipraktikkan langsung.


Apa Itu Koperasi Sekolah Kami?

Koperasi sekolah adalah sebuah badan usaha kecil yang dikelola bersama oleh warga sekolah, terutama siswa, di bawah bimbingan guru. Tujuan utamanya bukan untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya, melainkan untuk memenuhi kebutuhan anggota (siswa, guru, dan staf sekolah) serta menjadi sarana pendidikan dan pelatihan berwirausaha.

Di koperasi sekolah kami, Anda akan menemukan berbagai kebutuhan siswa sehari-hari, mulai dari alat tulis, buku, seragam, hingga makanan ringan dan minuman sehat. Semua produk yang dijual dipastikan berkualitas baik dan harganya pun bersahabat.


Manfaat Koperasi Sekolah Bagi Siswa:

Melalui kegiatan di koperasi sekolah, siswa kami mendapatkan banyak pelajaran berharga yang tidak ditemukan di bangku kelas:

*Belajar Bertanggung Jawab: Siswa yang terlibat dalam pengelolaan koperasi belajar tentang manajemen stok, pencatatan keuangan sederhana, dan pelayanan pelanggan.

*Mengembangkan Jiwa Wirausaha: Siswa diajak untuk berpikir kreatif dalam menjual produk, memahami harga, dan melayani pembeli. Ini adalah modal awal untuk menumbuhkan minat berwirausaha di masa depan.

*Melatih Kejujuran dan Keterampilan Sosial: Proses transaksi jual beli melatih kejujuran dalam berhitung dan berinteraksi dengan orang lain.

*Memahami Konsep Ekonomi Sederhana: Siswa belajar tentang penawaran, permintaan, harga, dan keuntungan secara praktis.

*Menumbuhkan Rasa Kebersamaan: Koperasi adalah milik bersama. Siswa belajar bahwa dengan bekerja sama, mereka bisa mencapai tujuan yang lebih besar dan merasakan manfaatnya secara kolektif.

*Penyediaan Kebutuhan yang Mudah: Siswa bisa mendapatkan kebutuhan sekolah mereka dengan cepat dan harga terjangkau tanpa harus keluar lingkungan sekolah.


Kami sangat bangga dengan peran koperasi sekolah sebagai salah satu pilar pendidikan karakter di SD Negeri 1 Kepanjen. Koperasi sekolah kami adalah bukti nyata bahwa belajar bisa dilakukan di mana saja, bahkan saat berbelanja sekalipun!

Mari bersama-sama mendukung dan memanfaatkan Koperasi Sekolah kita, sebagai langkah nyata dalam mencetak generasi penerus yang cerdas, mandiri, dan berjiwa wirausaha.

Kantin Sekolah: Pojok Kuliner Sehat dan Ramah Siswa

Kantin sekolah bukan sekadar tempat untuk mengisi perut, tapi juga pusat energi dan sosialisasi bagi seluruh warga sekolah. Di SD Negeri 1 Kepanjen, kami sangat memperhatikan kantin sebagai salah satu fasilitas penting yang mendukung kegiatan belajar mengajar dan tumbuh kembang anak.


Deskripsi Kantin SD Negeri 1 Kepanjen

Kantin kami dirancang untuk menjadi tempat yang nyaman, bersih, dan higienis. Kami berkomitmen untuk menyediakan pilihan makanan dan minuman yang sehat, bergizi, dan bervariasi setiap hari. Berikut adalah beberapa hal yang bisa Anda temukan di kantin sekolah kami:

*Pilihan Makanan Sehat: Kami menyajikan berbagai menu yang diolah dengan bahan-bahan segar dan berkualitas. Mulai dari nasi campur dengan lauk pauk bergizi, sate telur puyuh, hingga aneka olahan sayur yang menggugah selera. Kami juga menyediakan buah-buahan segar sebagai camilan sehat.

*Jajanan Tradisional dan Modern: Selain makanan berat, tersedia pula pilihan jajanan tradisional yang disukai anak-anak, seperti arem-arem, lemper, atau kue-kue basah. Tak ketinggalan, ada juga camilan modern sehat yang tetap mengutamakan kebersihan dan gizi.

*Minuman Segar: Berbagai pilihan minuman tersedia, mulai dari air mineral, susu, hingga jus buah segar tanpa pemanis buatan berlebihan.

*Kebersihan Terjamin: Kebersihan adalah prioritas utama kami. Area kantin selalu dibersihkan secara rutin, baik sebelum, selama, maupun setelah jam istirahat. Peralatan makan dan minum juga dicuci dengan standar kebersihan yang tinggi. 

*Harga Terjangkau: Kami memastikan harga makanan dan minuman yang ditawarkan sangat terjangkau, disesuaikan dengan kantong siswa, tanpa mengurangi kualitas dan kuantitas gizi.

*Lingkungan Nyaman dan Aman: Kantin kami dilengkapi dengan meja dan kursi yang cukup untuk menampung siswa. Lingkungan yang terbuka dan diawasi memastikan siswa dapat makan dengan tenang dan aman.


Kami percaya bahwa asupan gizi yang baik adalah kunci bagi konsentrasi belajar yang optimal dan perkembangan fisik yang sehat. Oleh karena itu, kantin SD Negeri 1 Kepanjen selalu berusaha memberikan yang terbaik demi kebutuhan gizi dan kenyamanan anak-anak kita.


Laboratorium TIK & MIPA: Gerbang Inovasi dan Eksplorasi Ilmu di SD Negeri 1 Kepanjen

Di SD Negeri 1 Kepanjen, kami percaya bahwa pendidikan modern harus menyediakan ruang bagi siswa untuk *belajar sambil berinteraksi langsung* dengan teknologi dan dunia sains. Oleh karena itu, kami bangga memperkenalkan Laboratorium Terpadu TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) dan MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam). Lab ini bukan sekadar ruangan biasa, melainkan pusat di mana ide-ide baru bermekaran dan rasa ingin tahu siswa diasah hingga tajam.

---


Deskripsi Laboratorium

Laboratorium TIK & MIPA kami dirancang untuk menjadi lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan memicu kreativitas. Berikut adalah fasilitas dan kegiatan utama yang bisa ditemukan di dalamnya:

1. Area TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi):

Di area ini, siswa akan menemukan komputer-komputer modern yang terhubung dengan internet kecepatan tinggi. Setiap unit dilengkapi dengan program-program edukasi interaktif yang dirancang khusus untuk usia sekolah dasar. Kami membimbing siswa untuk:

*Mengenal dasar-dasar komputer: Dari cara menghidupkan dan mematikan, menggunakan mouse dan keyboard, hingga memahami fungsi-fungsi dasar perangkat keras.

*Belajar aplikasi dasar: Memanfaatkan program pengolah kata untuk menulis, aplikasi presentasi untuk menyampaikan ide, hingga software sederhana untuk menggambar dan berkreasi digital.

*Mengakses informasi secara bijak: Melalui internet, siswa diajarkan cara mencari informasi yang relevan dan aman, serta memahami etika berinternet.

*Memahami dasar-dasar coding (opsional): Untuk siswa yang lebih tertarik, kami juga memperkenalkan konsep dasar coding melalui platform yang menyenangkan dan mudah dipahami, melatih logika berpikir mereka.


2. Area MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam):

Bagian ini adalah surga bagi para penjelajah cilik. Dilengkapi dengan alat peraga edukatif dan kit eksperimen yang beragam, siswa dapat merasakan pengalaman belajar MIPA yang jauh lebih seru daripada sekadar teori di buku. Di sini, siswa akan diajak untuk:

*Bereksperimen langsung: Melakukan percobaan sederhana tentang perubahan wujud benda, sifat cahaya, pertumbuhan tanaman, dan konsep-konsep sains dasar lainnya.

*Mengamati fenomena alam: Menggunakan mikroskop untuk melihat dunia mikro, atau alat peraga fisika untuk memahami prinsip gaya dan gerak.

*Memecahkan masalah Matematika secara interaktif: Menggunakan media dan permainan untuk memahami konsep bangun ruang, pecahan, hingga logika dasar matematika.

*Mengembangkan keterampilan berpikir kritis: Melalui setiap eksperimen, siswa dilatih untuk merumuskan hipotesis, mengamati, mencatat data, dan menarik kesimpulan.


Keunggulan Laboratorium Kami:

*Pembelajaran Berbasis Proyek: Siswa seringkali mengerjakan proyek-proyek kecil yang menggabungkan TIK dan MIPA, seperti membuat presentasi hasil eksperimen mereka.

*Dibimbing Guru Berpengalaman: Setiap sesi di laboratorium didampingi oleh guru-guru yang kompeten dan bersemangat untuk membimbing serta menginspirasi siswa.

*Lingkungan yang Mendukung Inovasi: Kami mendorong siswa untuk berani mencoba, bertanya, dan menemukan hal-hal baru tanpa takut salah.


Melalui Laboratorium TIK & MIPA ini, SD Negeri 1 Kepanjen berkomitmen untuk membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21, yaitu kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif, sekaligus menumbuhkan kecintaan mereka terhadap sains dan teknologi sejak dini.

Panggung Kreasi & Ruang Terbuka Hijau: Jantung Kegiatan Sekolah

Setiap sekolah punya jantungnya, tempat di mana ide-ide bertemu, bakat-bakat bermekaran, dan kenangan indah tercipta. Di SD Negeri 1 Kepanjen, Panggung Kreasi & Ruang Terbuka kami adalah jantung yang berdetak itu. Lebih dari sekadar area fisik, tempat ini adalah kanvas bagi ekspresi dan wadah bagi berbagai aktivitas yang memperkaya pengalaman belajar anak-anak.


Lebih dari Sekadar Panggung

Bayangkan sebuah pagi yang cerah, suara ceria anak-anak mengisi udara, dan di tengah-tengah mereka, sebuah panggung kokoh berdiri. Ini bukan hanya tempat untuk pertunjukan; ini adalah pusat kehidupan non-akademik di sekolah kami. Dari sini, semangat kebersamaan terpancar kuat. Setiap minggunya, panggung ini menjadi saksi bisu berbagai momen berharga:

*Pentas Seni Ceria: Bakat-bakat terpendam bermunculan, mulai dari tari tradisional, paduan suara, pembacaan puisi, hingga drama lucu yang mengundang tawa. Anak-anak belajar tampil percaya diri, berkolaborasi, dan menghargai seni.

*Ajang Lomba Kreatif:*Dari lomba mewarnai hingga cerdas cermat, panggung ini menjadi arena kompetisi sehat yang memicu semangat belajar dan sportivitas.

*Kegiatan Edukatif Luar Kelas: Guru-guru sering memanfaatkan ruang terbuka ini untuk pelajaran yang lebih interaktif, diskusi kelompok, atau proyek seni yang membutuhkan ruang lebih.


Di sekeliling panggung, area pepohonan rindang menciptakan suasana asri dan nyaman. Ini adalah tempat favorit bagi anak-anak untuk bersantai saat jam istirahat, berdiskusi dengan teman, membaca buku di bawah naungan pohon, atau sekadar menikmati udara segar. Lingkungan yang terbuka ini juga mendukung kebebasan bergerak dan eksplorasi, hal yang penting untuk tumbuh kembang anak usia sekolah dasar.

Panggung dan ruang terbuka ini adalah representasi nyata dari komitmen SD Negeri 1 Kepanjen untuk menyediakan pendidikan yang holistik. Kami percaya, pembelajaran tidak hanya terjadi di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung, ekspresi diri, dan interaksi sosial di lingkungan yang mendukung.

---

Detail Panggung & Ruang Terbuka

Panggung Kreasi:

*Ukuran: Panggung ini memiliki dimensi yang cukup luas untuk menampung seluruh tim paduan suara, atau beberapa kelompok tari sekaligus.

*Material: Dibangun dengan material yang kokoh dan aman, dilengkapi dengan akses tangga yang mudah dijangkau oleh anak-anak.

*Fungsi Utama: Digunakan sebagai mimbar upacara, area pertunjukan seni, podium lomba, dan titik pusat berkumpul untuk kegiatan besar sekolah.


Ruang Terbuka Hijau:

*Area: Melingkupi panggung, area ini adalah tempat yang terawat dengan baik.

*Pohon Pelindung: Dikelilingi oleh pepohonan rindang yang memberikan keteduhan alami, sangat ideal untuk kegiatan di luar ruangan atau sekadar bersantai.

*Manfaat Lingkungan: Ruang terbuka ini tidak hanya estetis, tetapi juga berfungsi sebagai area resapan air, menjaga udara sekolah tetap segar, dan menjadi habitat bagi tanaman kecil.

*Fungsi Pendukung: Area ini sering digunakan untuk kegiatan olahraga ringan, area bermain bebas saat istirahat, tempat berkumpul siswa, atau sebagai lokasi "kelas alam" dadakan.


Kombinasi antara Panggung Kreasi dan Ruang Terbuka ini menjadikan area tersebut aset berharga bagi SD Negeri 1 Kepanjen. Ini adalah tempat di mana kreativitas diasah, kebersamaan diperkuat, dan setiap siswa memiliki kesempatan untuk bersinar.

Ruang Kelas: Jantung Pembelajaran Kami

Di SD Negeri 1 Kepanjen, setiap ruang kelas adalah lebih dari sekadar empat dinding dan meja kursi. Kami menyebutnya *jantung pembelajaran*, tempat di mana ide-ide baru lahir, persahabatan terjalin, dan fondasi masa depan diletakkan. Kami percaya bahwa lingkungan belajar yang nyaman, interaktif, dan kondusif sangat penting untuk memicu rasa ingin tahu dan semangat belajar siswa kami.

---

Deskripsi Detail Ruang Kelas Kami:

Ruang kelas di SD Negeri 1 Kepanjen dirancang untuk mendukung berbagai metode pembelajaran dan memberikan pengalaman terbaik bagi setiap siswa.

*Lingkungan Nyaman dan Aman: Setiap kelas dilengkapi dengan ventilasi yang baik dan pencahayaan yang optimal, baik dari sinar matahari alami maupun pencahayaan buatan, memastikan suasana yang segar dan terang sepanjang hari. Kebersihan dan kerapian adalah prioritas utama, menciptakan lingkungan yang sehat dan aman untuk belajar dan berinteraksi.

*Fasilitas Pembelajaran Modern

*Meja dan Kursi Ergonomis: Tersedia meja dan kursi individual yang disesuaikan dengan usia siswa, memastikan kenyamanan saat belajar dan menjaga postur tubuh yang baik.

*Papan Tulis Whiteboard: Mendukung metode pengajaran yang dinamis dan memungkinkan guru untuk berkreasi dalam menyampaikan materi.

*Proyektor dan Layar: Digunakan untuk menampilkan materi visual, video edukasi, dan presentasi yang menarik, membuat pelajaran lebih hidup dan mudah dipahami.

*Area Display Karya Siswa: Kami menyediakan ruang khusus di setiap kelas untuk memajang hasil karya dan proyek siswa. Ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi mereka, tetapi juga inspirasi bagi teman-teman lainnya.

*Sudut Baca dan Sumber Belajar: Beberapa ruang kelas dilengkapi dengan sudut baca mini atau rak buku yang berisi buku cerita, buku referensi, dan materi bacaan tambahan yang relevan. Ini mendorong minat baca siswa dan menyediakan sumber belajar alternatif.

*Pemanfaatan Teknologi: Guru-guru kami memanfaatkan teknologi di dalam kelas untuk mendukung proses belajar mengajar. Baik itu melalui penggunaan aplikasi edukasi, video pembelajaran, atau akses internet terbatas untuk riset sederhana, kami berupaya mengintegrasikan teknologi secara bijak.

*Fleksibilitas Pengaturan: Penataan meja dan kursi dapat diatur secara fleksibel sesuai kebutuhan pembelajaran. Terkadang berbentuk kelompok untuk diskusi, lingkaran untuk bercerita, atau barisan klasik untuk fokus pada penjelasan guru. Fleksibilitas ini mendukung kerja kelompok, interaksi, dan pembelajaran personal.


Kami bangga dengan ruang kelas kami yang bukan hanya tempat untuk menerima pelajaran, tetapi juga tempat untuk berkreasi, berdiskusi, bereksplorasi, dan tumbuh menjadi individu yang cerdas dan berkarakter. Setiap sudut ruang kelas kami dirancang untuk mendukung potensi terbaik dari setiap siswa SD Negeri 1 Kepanjen.

Ruang Kepala Sekolah: Jantung Kepemimpinan dan Inspirasi

Ruang Kepala Sekolah bukanlah sekadar sebuah ruangan, melainkan jantung kepemimpinan dan pusat inspirasi bagi seluruh warga sekolah. Di sinilah berbagai keputusan penting diambil, strategi pendidikan dirancang, dan visi sekolah dipupuk untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan inovatif bagi anak-anak kita.

Deskripsi Ruang Kepala Sekolah

Saat Anda memasuki ruang Kepala Sekolah, Anda akan merasakan suasana yang tenang namun penuh semangat kerja. Ruangan ini dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas manajerial dan kepemimpinan:

*Area Kerja Utama: Dominasi sebuah meja kerja yang rapi dengan perangkat komputer dan dokumen-dokumen penting. Ini adalah tempat Kepala Sekolah merencanakan, mengorganisir, dan mengevaluasi kegiatan sekolah, serta menandatangani surat-surat resmi yang mendukung kelancaran operasional pendidikan.

*Area Tamu/Diskusi: Terdapat sofa atau beberapa kursi yang nyaman untuk menerima tamu, baik itu orang tua siswa, perwakilan dinas pendidikan, mitra sekolah, atau para guru dan staf yang ingin berdiskusi. Area ini menciptakan lingkungan yang hangat dan terbuka untuk komunikasi.

*Dinding Prestasi dan Visi: Dinding ruangan seringkali dihiasi dengan piagam penghargaan, foto-foto kegiatan sekolah, dan visualisasi visi serta misi sekolah. Ini bukan hanya dekorasi, melainkan juga pengingat akan tujuan besar yang ingin dicapai bersama dan apresiasi terhadap berbagai keberhasilan yang telah diraih. Anda mungkin juga melihat koleksi buku-buku referensi pendidikan yang menunjukkan komitmen pada pengembangan berkelanjutan.

*Pencahayaan dan Penataan: Ruangan ini umumnya memiliki pencahayaan yang cukup, baik alami maupun buatan, menciptakan atmosfer yang positif dan produktif. Penataan yang rapi mencerminkan ketertiban dan profesionalisme dalam pengelolaan sekolah.

Secara keseluruhan, Ruang Kepala Sekolah adalah tempat di mana visi menjadi aksi, tantangan menemukan solusi, dan setiap keputusan berorientasi pada kemajuan serta kesejahteraan seluruh komunitas sekolah. Ini adalah simbol komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan terbaik bagi generasi penerus.

Ruang Guru: Jantung Inovasi dan Kolaborasi Pendidik

Ruang Guru di SD Negeri 1 Kepanjen lebih dari sekadar sebuah ruangan; ia adalah pusat denyut nadi kegiatan akademik dan kolaboratif bagi seluruh tenaga pendidik kami. Di sinilah para guru berkumpul, berdiskusi, merancang pembelajaran, dan terus mengembangkan diri demi masa depan terbaik bagi setiap siswa.

Ketika Anda melangkah masuk, Anda akan merasakan atmosfer yang hangat dan produktif. Ruangan ini dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas penting guru. Ada area khusus untuk diskusi kelompok, tempat para guru berbagi ide inovatif tentang metode pengajaran terbaru atau cara mengatasi tantala dalam proses belajar mengajar. Meja-meja kerja yang tertata rapi dilengkapi dengan fasilitas yang memadai, memungkinkan para guru untuk menyusun materi pelajaran, memeriksa tugas siswa, atau melakukan riset singkat demi memperkaya wawasan mereka.

Selain sebagai tempat bekerja, Ruang Guru juga merupakan ruang istirahat dan inspirasi. Di sela-sela jam pelajaran atau setelah kegiatan belajar mengajar selesai, para guru dapat sejenak melepas penat sambil menikmati secangkir kopi, bertukar cerita, atau sekadar membaca buku. Momen-momen ini sangat penting untuk menjaga semangat dan energi positif para pendidik.

Kami meyakini bahwa lingkungan kerja yang nyaman dan mendukung adalah kunci untuk menciptakan guru-guru yang bersemangat dan berkualitas. Oleh karena itu, Ruang Guru kami senantiasa dijaga kebersihan dan kerapiannya, dilengkapi dengan papan informasi penting, serta menjadi tempat di mana semangat kebersamaan dan profesionalisme tumbuh subur.

Singkatnya, Ruang Guru adalah fondasi bagi kualitas pendidikan yang kami berikan. Ini adalah tempat di mana dedikasi bertemu inovasi, dan kolaborasi melahirkan keunggulan, semuanya demi satu tujuan mulia: mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan yang berkarakter dan bermutu.

Sabtu, 19 Juli 2025

Kamar Kecil yang Bersih dan Nyaman untuk Semua


Kamar kecil atau toilet adalah salah satu fasilitas penting di sekolah yang sering kali luput dari perhatian, padahal perannya sangat vital untuk kenyamanan dan kesehatan seluruh warga sekolah. Di SD Negeri 1 Kepanjen, kami berkomitmen untuk menyediakan kamar kecil yang tidak hanya fungsional, tetapi juga bersih, aman, dan nyaman bagi seluruh siswa, guru, dan staf.


Kami memahami bahwa kebersihan kamar kecil mencerminkan kebersihan dan kepedulian sekolah secara keseluruhan. Oleh karena itu, tim kebersihan sekolah kami secara rutin membersihkan dan merawat kamar kecil sepanjang hari, memastikan ketersediaan air bersih dan sabun, serta menjaga agar area tersebut bebas dari kuman dan bau tidak sedap.


Fasilitas yang Tersedia:

Pemisahan Kamar Kecil: Kami menyediakan kamar kecil terpisah untuk laki-laki dan perempuan demi menjaga privasi dan kenyamanan.

Kebersihan Terjaga: Setiap kamar kecil dilengkapi dengan kloset, wastafel dengan sabun cuci tangan, dan cermin.

Ventilasi yang Baik: Sirkulasi udara yang memadai diterapkan untuk menjaga kamar kecil tetap segar.

Aksesibilitas:* Kami berupaya memastikan kamar kecil dapat diakses dengan mudah oleh semua siswa, termasuk yang memiliki kebutuhan khusus.


Peran Kita Bersama:

Kebersihan dan kenyamanan kamar kecil adalah tanggung jawab bersama. Kami selalu mengingatkan para siswa untuk:

* Menggunakan air secukupnya.

* Menjaga kebersihan kloset setelah digunakan.

* Mencuci tangan dengan sabun setelah dari kamar kecil.

* Membuang sampah pada tempatnya.


Dengan kolaborasi dari semua pihak, kami berharap kamar kecil di SD Negeri 1 Kepanjen dapat menjadi fasilitas yang mendukung kegiatan belajar mengajar dan menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan menyenangkan bagi kita semua.

Mengenal Siaga Garuda: Pondasi Karakter Unggul di SD Negeri 1 Kepanjen



Halo, Sobat Cendekia! Di SD Negeri 1 Kepanjen, kami percaya bahwa pendidikan bukan hanya tentang nilai di rapot, tapi juga tentang membentuk karakter yang kuat, mandiri, dan bertanggung jawab. Salah satu pilar utama dalam membangun fondasi karakter ini adalah melalui kegiatan Siaga Garuda. Mungkin beberapa dari Anda belum familiar dengan istilah ini, jadi mari kita kenali lebih dekat apa itu Siaga Garuda dan mengapa ia sangat penting bagi putra-putri kita.


Apa Itu Siaga Garuda?

Siaga Garuda adalah puncak pencapaian dalam jenjang pendidikan kepramukaan untuk anak-anak setingkat Sekolah Dasar, yang kita kenal sebagai Pramuka Siaga. Ibaratnya, ini adalah level tertinggi yang bisa diraih oleh seorang Pramuka Siaga sebelum mereka melangkah ke jenjang selanjutnya, yaitu Pramuka Penggalang.


Gelar Garuda disematkan kepada Pramuka Siaga yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menguasai berbagai kecakapan dan sikap positif. Ini bukan sekadar penghargaan, melainkan pengakuan atas kemandirian, kepemimpinan, kepedulian sosial, serta kemampuan mereka dalam menerapkan nilai-nilai Dwi Darma (setia dan berbakti, hemat cermat dan bersahaja) dan Dwi Satya (janji Pramuka Siaga) dalam kehidupan sehari-hari.


Mengapa Siaga Garuda Penting untuk Siswa Kami?

Di SD Negeri 1 Kepanjen, kami sangat mendorong setiap siswa untuk dapat meraih gelar Siaga Garuda karena manfaatnya yang sangat besar:

1.  Membangun Kemandirian dan Tanggung Jawab: Proses mencapai Siaga Garuda melibatkan serangkaian uji kecakapan yang melatih anak untuk mandiri, mengambil inisiatif, dan menyelesaikan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.

2.  Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan: Anak-anak diajarkan untuk memimpin kelompok kecil, mengambil keputusan sederhana, dan menjadi contoh baik bagi teman-temannya.

3.  Memupuk Kepedulian Sosial: Mereka aktif dalam kegiatan bakti sosial, membantu sesama, dan memahami pentingnya hidup bermasyarakat. Ini sejalan dengan nilai-nilai Pancasila yang kita junjung tinggi.

4.  Meningkatkan Keterampilan Hidup: Dari keterampilan dasar seperti baris-berbaris, simpul tali, hingga pertolongan pertama sederhana, anak-anak membekali diri dengan berbagai life skill yang berguna di kemudian hari.

5.  Membentuk Karakter Positif: Disiplin, kejujuran, keberanian, dan semangat gotong royong adalah beberapa nilai yang terus dipupuk melalui setiap kegiatan Pramuka Siaga menuju Garuda.

6.  Bekal untuk Jenjang Berikutnya: Pencapaian Siaga Garuda adalah modal berharga bagi siswa untuk melanjutkan ke jenjang Pramuka Penggalang, di mana tantangan dan kesempatan belajar akan semakin luas.


Kami bangga melihat semangat para siswa kami dalam mengikuti kegiatan Pramuka Siaga dan berjuang meraih gelar Siaga Garuda. Ini adalah bukti nyata bahwa mereka tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan siap menjadi generasi penerus bangsa yang membanggakan. Mari terus dukung putra-putri kita untuk tumbuh menjadi Garuda-garuda kecil yang tangguh dan berhati mulia!

Mengembangkan Kreativitas dan Logika Lewat Belajar Koding di Kelas 5 & 6!

 


Selamat datang di era digital! Di SD Negeri 1 Kepanjen, kami percaya bahwa membekali siswa dengan keterampilan masa depan adalah kunci. Itulah mengapa kami dengan bangga menghadirkan *program pembelajaran koding* untuk siswa-siswi kelas 5 dan 6. Ini bukan hanya tentang komputer, tetapi tentang membuka pintu pemikiran logis, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah yang akan berguna sepanjang hidup mereka.

---

Apa Itu Koding?

Bayangkan koding sebagai bahasa rahasia yang kita gunakan untuk berbicara dengan komputer. Sama seperti kita memberi instruksi kepada teman, koding adalah cara kita memberi *perintah langkah demi langkah* kepada komputer agar melakukan sesuatu. Mulai dari aplikasi di ponsel kita, game yang menyenangkan, hingga website yang sedang Anda buka ini, semuanya dibuat dengan koding!

Di kelas 5 dan 6, kami memperkenalkan konsep koding dengan cara yang *menyenangkan dan interaktif. Kami tidak akan langsung berkutat dengan kode-kode rumit, melainkan menggunakan platform visual yang intuitif, seperti bermain *puzzle atau menyusun balok. Ini membantu siswa memahami alur logika dan urutan perintah tanpa merasa terbebani.

---

Mengapa Belajar Koding Penting untuk Siswa Kelas 5 & 6?

Lebih dari sekadar menciptakan program, belajar koding di usia dini memiliki banyak manfaat:

1.  Melatih Cara Berpikir Logis dan Sistematis: Koding mengajarkan siswa untuk memecah masalah besar menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah diselesaikan, lalu menyusunnya kembali secara berurutan. Ini adalah keterampilan berpikir kritis yang sangat berharga.

2.  Meningkatkan Kreativitas: Koding adalah kanvas digital! Siswa bisa berkreasi membuat cerita interaktif, animasi sederhana, atau bahkan game kecil mereka sendiri. Mereka belajar bagaimana ide bisa diwujudkan menjadi sesuatu yang nyata.

3.  Mengembangkan Keterampilan Pemecahan Masalah: Saat koding, siswa pasti akan menemui "bug" atau kesalahan. Proses menemukan dan memperbaiki kesalahan ini melatih kesabaran, ketekunan, dan kemampuan untuk mencari solusi.

4.  Mempersiapkan Diri untuk Masa Depan: Dunia terus berkembang dengan teknologi. Memahami dasar-dasar koding akan membantu siswa lebih siap menghadapi tantangan pendidikan dan pekerjaan di masa depan, tidak peduli apa pun profesi yang mereka pilih nanti.

5.  Mendorong Kolaborasi: Dalam beberapa proyek, siswa akan bekerja sama, belajar dari satu sama lain, dan berbagi ide untuk menciptakan sesuatu.

---

Bagaimana Pembelajaran Koding Dilakukan di SD Negeri 1 Kepanjen?

Kami menggunakan metode belajar sambil bermain (play-based learning) yang disesuaikan dengan usia siswa. Beberapa kegiatan yang mungkin akan dilakukan meliputi:

* Pengenalan Konsep Dasar: Mengenal urutan (sequence), pengulangan (loops), dan kondisi (conditionals) melalui aktivitas tanpa komputer (unplugged activities) atau permainan.

* Penggunaan Platform Visual: Memanfaatkan block-based coding (koding berbasis blok) seperti Scratch dari MIT. Dengan Scratch, siswa cukup "menarik dan meletakkan" blok perintah untuk membuat animasi, game, atau cerita.

* Proyek Kreatif: Siswa akan diajak membuat proyek-proyek sederhana yang mengasah kreativitas mereka, misalnya membuat kartu ucapan interaktif, simulasi sederhana, atau game tebak-tebakan.

* Diskusi dan Presentasi: Siswa akan diajak untuk menjelaskan "kode" mereka dan mempresentasikan hasil karyanya, melatih kemampuan berkomunikasi.


Kami berkomitmen untuk menyediakan lingkungan belajar yang mendukung, menyenangkan, dan inspiratif, memastikan setiap siswa mendapatkan kesempatan untuk mengeksplorasi potensi diri di dunia digital. Mari bersama-sama membekali putra-putri kita dengan keterampilan abad ke-21!

Kamis, 17 Juli 2025

Memupuk Ketakwaan Sejak Dini: Jumat Berkah dengan Sholat Dluha dan Istighosah

 


Setiap Jumat pagi, lapangan SD Negeri 1 Kepanjen selalu dipenuhi suasana khusyuk dan penuh keberkahan. Bukan untuk pelajaran olahraga atau upacara bendera, melainkan untuk sebuah kegiatan rutin yang telah menjadi jantung pendidikan karakter di sekolah ini: Sholat Dluha berjamaah dan Istighosah bersama. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah ikhtiar nyata untuk menanamkan nilai-nilai ketakwaan kepada Allah SWT sejak usia dini.

Di bawah langit biru yang cerah, barisan anak-anak SD dengan rapi memenuhi saf-saf yang telah disiapkan. Senyum polos dan semangat terpancar dari wajah-wajah mungil mereka. Didampingi oleh bapak dan ibu guru, mereka memulai salat Dhuha, sebuah sholat sunah yang memiliki keutamaan luar biasa. Gerakan rukuk, sujud, dan salam dilakukan dengan penuh penghayatan, meskipun kadang masih ada yang saling melirik atau sedikit bercanda, namun niat tulus untuk beribadah tetaplah yang utama. Ini adalah momen berharga di mana mereka belajar untuk berkomunikasi langsung dengan Sang Pencipta, memohon ampunan, serta meluaskan rezeki dan keberkahan dalam hidup.

Setelah menunaikan sholat Dhuha, suasana khusyuk semakin terasa saat tiba giliran istighosah. Dengan mata terpejam dan tangan menengadah, anak-anak mengikuti lantunan zikir dan doa yang dipimpin oleh salah satu guru agama. Suara-suara kecil itu bergabung membentuk harmoni doa, memohon pertolongan, kemudahan, dan keberkahan dari Allah SWT. Di sinilah mereka diajarkan untuk menyadari bahwa dalam setiap langkah dan kesulitan hidup, Allah adalah sebaik-baiknya tempat bersandar. Mereka diajarkan untuk memohon ampunan atas segala kesalahan, mendoakan orang tua, guru, dan teman-teman, serta memohon kebaikan untuk diri sendiri dan sesama.

Kegiatan sholat Dhuha dan istighosah setiap Jumat ini menjadi jembatan bagi anak-anak untuk memahami bahwa ketakwaan bukan hanya sekadar teori, melainkan praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari. Mereka belajar pentingnya menjaga hubungan dengan Allah, memohon pertolongan-Nya, dan senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang diberikan. Lebih dari itu, kebersamaan dalam beribadah ini juga mempererat tali persaudaraan di antara mereka, menumbuhkan rasa saling peduli dan tolong-menolong.

Tuntunan Sholat Dhuha dan Istighosah untuk Anak SD



Agar kegiatan ini dapat berjalan efektif dan bermakna bagi anak-anak, berikut adalah tuntunan sederhana yang bisa diterapkan:

1. Tuntunan Sholat Dhuha:

  • Niat: Anak-anak diajarkan untuk berniat sholat Dhuha di dalam hati. (Contoh: "Aku niat sholat sunah Dhuha dua rakaat karena Allah Ta'ala.")
  • Jumlah Rakaat: Umumnya dilakukan dua rakaat. Bisa juga lebih, sampai 12 rakaat. Untuk anak-anak, dua rakaat sudah cukup.
  • Waktu Pelaksanaan: Setelah matahari agak naik (sekitar pukul 07.00 WIB) hingga menjelang waktu salat Dzuhur (sekitar pukul 11.30 WIB).
  • Bacaan Surat: Setelah Al-Fatihah, di rakaat pertama disarankan membaca Surah Asy-Syams dan rakaat kedua membaca Surah Ad-Dhuha, atau bisa juga surat pendek lainnya yang sudah dihafal anak-anak.
  • Doa Setelah Sholat Dhuha: Ajarkan anak-anak doa setelah sholat Dhuha. Bisa dimulai dengan doa yang sederhana dan mudah dihafalkan, seperti: "Allahumma innad Duhaa Duhaa-uka, wal bahaa bahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal 'ishmata 'ishmatuka. Allahumma in kaana rizqii fis samaa-i fa anzilhu, wa in kaana fil ardhi fa akhrijhu, wa in kaana mu'assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa thahhirhu, wa in kaana ba'iidan fa qarribhu, bi haqqi Duhaa-ika wa bahaa-ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa atayta 'ibadakas sholihin." (Ya Allah, sesungguhnya waktu Duha adalah waktu Duha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, kekuasaan adalah kekuasaan-Mu, dan perlindungan adalah perlindungan-Mu. Ya Allah, jika rezekiku di langit maka turunkanlah, jika di bumi maka keluarkanlah, jika sulit maka mudahkanlah, jika haram maka sucikanlah, jika jauh maka dekatkanlah, berkat waktu Duha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu, kekuatan-Mu, dan kekuasaan-Mu, berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh.)

2. Tuntunan Istighosah:

  • Niat: Niatkan dalam hati untuk beristigasah (memohon pertolongan kepada Allah).
  • Membaca Istigfar: Memperbanyak ucapan "Astaghfirullahal 'adzim" (Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung). Ajarkan anak-anak untuk sungguh-sungguh dalam istigfar, menyadari dosa-dosa kecil yang mungkin telah mereka perbuat.
  • Membaca Sholawat: Melantunkan selawat kepada Nabi Muhammad SAW, seperti "Allahumma sholli 'ala sayyidina Muhammad wa 'ala ali sayyidina Muhammad".
  • Membaca Asmaul Husna: Melantunkan beberapa nama Allah yang indah (Asmaul Husna) secara bersama-sama, seperti "Ya Rahman, Ya Rahim, Ya Malik, Ya Quddus", dan seterusnya, dengan meresapi maknanya.
  • Doa Bersama: Pimpin doa dengan kalimat-kalimat yang mudah dipahami anak-anak, mencakup:
    • Permohonan ampunan dosa.
    • Permohonan kesehatan dan keselamatan.
    • Permohonan ilmu yang bermanfaat.
    • Doa untuk orang tua, guru, dan keluarga.
    • Doa untuk kebaikan bangsa dan negara.
  • Penutup: Akhiri dengan Hamdalah dan selawat.

Dengan pembiasaan seperti ini, diharapkan anak-anak SD 1 Kepanjen tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki fondasi keimanan yang kuat, senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam setiap aspek kehidupannya.

Panduan istighosah bisa dilihat pada link dibawah ini:

https://drive.google.com/file/d/1zPwnsL62w1d3Z2DKiWFkx8iCOIqu8iJH/view?usp=drive_link


 

Anak Yatim dan Piatu: Memahami Perbedaan dan Makna di Indonesia



Dalam khazanah sosial dan keagamaan di Indonesia, istilah "anak yatim" dan "anak piatu" sering kali disebut bersamaan, namun sebenarnya memiliki pengertian yang berbeda. Pemahaman yang tepat tentang kedua istilah ini, baik dari perspektif agama maupun masyarakat, sangat penting untuk memberikan perhatian dan santunan yang sesuai, khususnya di bulan Muharram yang sarat berkah.

Pengertian dan Perbedaan: Agama dan Masyarakat

Secara umum, baik dalam ajaran agama Islam maupun pemahaman masyarakat Indonesia, fokus utama terletak pada kehilangan salah satu atau kedua orang tua.

1. Anak Yatim:

  • Dari Segi Agama (Islam): Dalam Islam, "anak yatim" merujuk pada seorang anak yang telah kehilangan ayahnya (meninggal dunia) sebelum ia mencapai usia baligh (dewasa). Ayah dalam konteks ini adalah tulang punggung keluarga, pencari nafkah utama, dan pelindung. Kematian ayah seringkali berarti hilangnya sumber penghidupan dan perlindungan bagi anak tersebut, sehingga Islam memberikan perhatian khusus kepada mereka.

  • Dari Segi Pemahaman Masyarakat Indonesia: Pemahaman masyarakat Indonesia sebagian besar selaras dengan pengertian agama. Anak yatim secara umum dipahami sebagai anak yang sudah tidak memiliki ayah. Meskipun kadang-kadang ada sedikit pergeseran makna yang mencakup kehilangan ibu, inti dari istilah "yatim" di Indonesia tetap pada ketiadaan sosok ayah.

2. Anak Piatu:

  • Dari Segi Agama (Islam): Istilah "piatu" tidak memiliki definisi yang spesifik dalam Al-Quran atau Hadis sebagaimana "yatim." Namun, secara tidak langsung, anak yang kehilangan ibunya juga mendapatkan perhatian dan kasih sayang dalam ajaran Islam, meskipun tidak dengan sebutan khusus "piatu." Dalam beberapa interpretasi, anak yang kehilangan ibu juga termasuk dalam kategori yang perlu diperhatikan karena peran ibu yang sentral dalam pengasuhan dan pendidikan.

  • Dari Segi Pemahaman Masyarakat Indonesia: Di Indonesia, "anak piatu" merujuk pada seorang anak yang telah kehilangan ibunya (meninggal dunia). Kehilangan ibu seringkali berarti hilangnya sosok pengasuh utama, pendidik pertama, dan sumber kasih sayang yang tak tergantikan dalam keluarga. Peran ibu yang vital dalam pembentukan karakter anak membuat masyarakat menaruh perhatian pada anak-anak piatu.

3. Anak Yatim Piatu:

  • Dari Segi Agama (Islam): Istilah ini merupakan gabungan dari kedua kondisi. Seorang anak yang disebut "yatim piatu" adalah anak yang telah kehilangan kedua orang tuanya (ayah dan ibu) sebelum ia mencapai usia baligh. Kondisi ini tentu saja merupakan yang paling rentan karena anak kehilangan kedua sosok pelindung dan pengasuhnya, sehingga mendapatkan perhatian dan kasih sayang yang lebih besar lagi dalam Islam.

  • Dari Segi Pemahaman Masyarakat Indonesia: Masyarakat Indonesia sangat memahami dan merasakan keprihatinan mendalam terhadap "anak yatim piatu," yaitu anak yang sudah tidak memiliki ayah maupun ibu. Mereka adalah kelompok yang paling membutuhkan uluran tangan dan perhatian dari masyarakat karena kehilangan fondasi utama dalam hidupnya.

Santunan di Bulan Muharram


Bulan Muharram, khususnya pada tanggal 10 Muharram yang dikenal sebagai Hari Asyura, memiliki keutamaan yang sangat besar dalam Islam. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada bulan ini adalah
menyantuni anak yatim dan piatu.

  • Keutamaan dalam Islam: Rasulullah SAW sangat menganjurkan untuk menyayangi dan menyantuni anak yatim. Banyak hadis yang menjelaskan keutamaan ini, bahkan menjanjikan kedekatan dengan Rasulullah di surga bagi mereka yang memelihara dan menyantuni anak yatim. Memberikan santunan kepada mereka di bulan Muharram adalah bentuk pengejawantahan ajaran agama untuk berbagi dan peduli terhadap sesama, terutama mereka yang rentan.

  • Makna Sosial di Indonesia: Di Indonesia, tradisi menyantuni anak yatim dan piatu di bulan Muharram sudah sangat mengakar kuat. Berbagai kegiatan seperti buka puasa bersama anak yatim, pemberian santunan uang, pakaian, atau kebutuhan pokok lainnya menjadi pemandangan umum di masjid-masjid, panti asuhan, dan perkumpulan masyarakat. Ini bukan hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi juga cerminan kepedulian sosial yang tinggi, di mana masyarakat secara kolektif berupaya meringankan beban mereka yang kehilangan figur orang tua. Santunan ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan, semangat, dan harapan baru bagi anak-anak tersebut.

Dengan memahami perbedaan antara anak yatim dan piatu, baik dari sudut pandang agama maupun masyarakat, serta pentingnya menyantuni mereka, khususnya di bulan Muharram, kita dapat bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih peduli dan berempati terhadap mereka yang membutuhkan.

Selasa, 15 Juli 2025

Mengenal Sosok Inspiratif di Balik Senyum Ceria Anak Didik Nesake (SD Negeri 1 Kepanjen)

 


Ibu Suyati, M.Pd.: Mencetak Generasi Emas dengan Hati dan Dedikasi

Di balik setiap tawa riang dan semangat belajar siswa-siswi SD Negeri 1 Kepanjen, ada sosok hangat dan penuh dedikasi bernama Ibu Suyati, M.Pd. Beliau adalah salah satu mutiara pengajar di sekolah kami yang telah mendedikasikan lebih dari 10 tahun hidupnya untuk mencerdaskan dan membentuk karakter anak-anak di bangku Sekolah Dasar yang akhirnya berlabuh di SD Negeri 1 Kepanjen setelah sebelumnya beliau berada di SD Negeri 2 Dilem.

Ibu Suyati, M.Pd dikenal sebagai guru yang sangat inovatif dan kreatif dalam membimbing dan mendidik para siswa. Beliau selalu punya ide-ide segar untuk membuat setiap guru lain bisa menjadikan pelajaran menjadi petualangan seru yang dinantikan anak-anak. Dari eksperimen sains sederhana, proyek seni yang merangsang imajinasi, hingga sesi dongeng interaktif yang menanamkan nilai-nilai luhur, Ibu Suyati selalu penuh keceriaan dan makna.

Lebih dari sekadar pengajar dan pemimpin, Ibu Suyati adalah pendengar yang baik dan sahabat bagi teman sejawat dan para siswa. Beliau memahami bahwa setiap anak adalah individu unik dengan potensi dan tantangan masing-masing. Dengan kesabaran dan empati, beliau selalu siap membimbing, memotivasi, dan memberikan dukungan agar setiap guru dan siswa dapat berkembang secara optimal, baik dalam akademis maupun kepribadian. Tak heran jika anak-anak selalu merasa nyaman dan berani mengungkapkan pendapat di hadapan beliau.

Di luar jam pelajaran, Ibu Retno juga aktif dalam berbagai kegiatan pengembangan profesional. Beliau rutin mengikuti workshop dan seminar tentang metode pengajaran terkini, teknologi pendidikan, serta psikologi anak. Semangatnya untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perubahan adalah salah satu alasan mengapa beliau selalu relevan dan efektif dalam mendidik anak-anak di era modern ini.


Sebuah Dedikasi untuk Masa Depan

Bagi Ibu Suyati, mengajar dan mendidik bukanlah sekadar profesi, melainkan panggilan jiwa. Beliau percaya bahwa fondasi pendidikan yang kuat di bangku SD akan menentukan arah masa depan bangsa. Dengan semangat yang tak pernah padam, Ibu Suyati terus berupaya menjadi mercusuar inspirasi, membimbing langkah-langkah kecil anak-anak menuju gerbang masa depan yang cerah.

Kami bangga memiliki Ibu Suyati sebagai bagian dari keluarga besar SD Negeri 1 Kepanjen!

TO 2 TKA

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu  Link TO 2 TKA Kec. Kepanjen. Klik disini https://sites.google.com/guru.sd.belajar.id/t-o-tka-ke...